Beranda Berita AKSARA : Al Falah Keluarga Satu Rasa

AKSARA : Al Falah Keluarga Satu Rasa

703
0

pptialfalahsalatiga.com – Aksara ’16 (Al Falah Keluarga Satu Rasa 2016) adakan Tasyakuran dan Do’a Bersama, Kamis (19/11). Bertempat di aula utama PPTI Al Falah Salatiga, acara ini diikuti oleh seluruh santri PPTI Al Falah Salatiga, dewan asatidz, serta ahlul bait. Tasyakuran ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya Pendidikan Strata 1 (S1) yang telah mereka tempuh. Selain itu, acara ini juga sebagai bentuk rasa syukur karena telah menjadi bagian dari keluarga besar PPTI Al Falah Salatiga selama 4 tahun.

“Aksara merupakan nama lain dari abjad, dimana huruf abjad bisa dibaca ketika bersama dengan abjad yang lain. Begitupun dengan aksara ini, kita yang awalnya datang ke pondok sendiri-sendiri  kemudian dipertemukan untuk saling belajar dan berjuang bersama. Begitulah filosofi dari nama Aksara ini.” tutur Siti Nurul Mawadati, pembawa acara yang menjelaskan filosofi dari nama angkatan Aksara.

Acara ini dimulai pukul 20.00 WIB dan diawali dengan lantunan sholawat oleh grup rebana Kidung Lelono. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an serta sambutan. Prosesi pemotongan tumpeng oleh Ning Siti Nur Halimah menjadi pembukaan secara simbolis acara tasyakuran tersebut. Di pertengahan acara, terdapat penampilan musikalisasi puisi dari perwakilan anggota Aksara’16 yang dibawakan oleh Aisyah dan Nila Umiyati. Harapan dan do’a yang disampaikan lewat puisi tersebut membuat suasana menjadi haru. Di penghujung acara, Ibu Nyai Hj. Latifah sedikit berpesan kepada santri.

“Bocah mondok ojo kesusu rabi. Luih apik istiqomah ngaji.”– Ibu Nyai Hj. Latifah Zoemri –

Pembagian doorprize di akhir acara menjadi hal yang membedakan acara ini dengan acara yang lain. Para santri tampak sangat antusias berebut menjawab pertanyaan. Momentum ini diharapkan bukan menjadi momen perpisahan antar santri, terutama angkatan tahun 2016. Mereka berharap kebersamaan mereka akan tetap terjalin sampai hari tua nanti.

“Harapan saya untuk Aksara’16, semoga kekeluargaannya dapat tetap terjalin sampai nanti sudah berkeluarga. Dan dapat berguna untuk sesama, serta tetap saling menjaga silaturrahm,” tutur Zein Choirul Mahfidz dalam sambutannya, mewakili Aksara’16.

Artikulli paraprakOra Basa Ora Kepenak (Cerpen)
Artikulli tjetërPendekatan Adab: Kurikulum Khas Pesantren

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini