pptialfalahsalatiga.com – Status santri tak menghalangi minat bakat Rizka dalam dunia videografi, justru dengan hal inilah dia menunjukkan bahwa santri juga bisa berkarya. Rizka Isnur Aviana, santri asal Pemalang ini menjadi salah satu santri yang selalu meng-upgrade kemampuan sinematografinya. Pada tahun 2021 ini, dia telah beberapa kali mengikuti lomba film, mulai dari tingkat Kampus, Daerah maupun Nasional. Dalam menggeluti bidang ini, dia mengaku mendapatkan banyak pengalaman dalam lika-liku menjadi moviemaker.

Baru-baru ini, Rizka dan timnya mengikuti lomba video pendek bertajuk Salatiga Creative Culture dari Dema IAIN Salatiga. Keunikan Salatiga turut menarik Rizka, santri putri PPTI Al Falah untuk ikut mengupas Kota Salatiga lewat shortmovienya. Mengangkat genre dokumenter, dia dan tim sepur production-nya berhasil menarasikan bagaimana toleransi Kota Salatiga. Berbekal informasi dari teman-temannya, dia kembali unjuk eksistensi bakatnya.

“Saya mendapatkan informasi lomba tersebut dari teman-teman. Setelah mengetahui juknis lomba, saya mulai membuat crew. Didalamnya terdapat penyuting, editor, sutradara, penyusun naskah, dan lain sebagainya yang perlu kami butuhkan sesuai dengan film yang akan kami buat,” jelas Rizka.

Dalam Salatiga Creative Culture ini, Rizka dan timnya berhasil memboyong juara 3 kategori lomba video pendek. Dalam perjalanannya sebagai moviemaker, Rizka tak memungkiri telah banyak menghadapi berbagai suka-duka.

Suka Duka Jadi Moviemaker

“Ketika syuting di tempat yang jauh dari domisili kami, kami pernah mengalami kehabisan baterai kamera. Parahnya lagi, kami tidak membawa charger atau baterai cadangan,” tutur Rizka.

“Kendala lain yang pernah dialami adalah naskah hilang. Pada akhirnya kami membuat naskah baru. Dari kendala yang kami lakukan, biasanya buat pelajaran untuk membuat film yang lebih baik untuk selanjutnya,” imbuhnya.

“Masih banyak hal lain. Mulai dari kendala kamera, clip-on tidak bunyi, take video ada yang hilang, kadang kesalahan editor dalam mengedit juga tidak luput. Karena kami manusia biasa yang kadang suka lengah walaupun sudah mempersiapkan dengan matang, ” jelas Rizka.

Namun dia tetap berkeyakinan bahwa usaha tidak akan menghianati hasil.

“Tapi, usaha tidak akan menghianati hasil. Setiap kami mengikuti lomba, pasti kami mendapatkan juara,“ pungkasnya.

Artikulli paraprakAda Apa dengan LPJ Pengurus 2021?
Artikulli tjetërMemperbarui Semangat Setiap Hari, Apakah Perlu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini