Beranda Karya Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa

Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa

618
0
Tips kurangi bau mulut


pptialfalahsalatiga.com – Saat sedang puasa sering kali timbul “BM” atau bau mulut. Hal tersebut disebabkan karena mulut kita kering akibat kurangnya aliran air liur. Akibatnya, kita akan kehilangan rasa percaya diri.
Nah, untuk menghindari hal itu ada beberapa tips yang dapat kita coba. Beberapa tips tersebut antara lain:

  1. Bersihkan 15 gram kencur , kemudian bander kencur atau jadikan jus. Tambahkan sedikit air atau gula merah hingga bersisa 200 cc, kemudian minum pada saat kita sahur.
  2. Bersihkan 10-15 lembar daun sirih. Kemudian rebus dengan 400 cc air hingga bersisa 200 cc, kemudian saring air tersebut. Dan selagi masih hangat gunakan untuk berkumur-kumur pada saat sahur.
  3. Bersihkan 10-15 gram kencur dan iris-iris tipis. Kemudian rebus irisan kencur tersebut dengan air sebanyak 400 cc hingga bersisa 200 cc. Setelah itu minum air rebusan tersebut selagi hangat pada saat sahur
  4. Banyak mengonsumsi buah-buahan segar karena dapat meningkatkan produksi air liur yang berperan dalam menumpas bakteri penyebab bau mulut.
  5. Pilih jenis makanan yang tepat yaitu dengan tidak makan makanan yang punya bau menyengat seperti makan jengkol, petai, bawang, ataupun durian saat berbuka dan sahur. Usahakan juga untuk menghindari makanan yang lengket dan mudah menempel di gigi seperti biskuit, cokelat, kue basah, es krim, dan sebagainya.
  6. Jaga kebersihan mulut dengan cara sikat gigi setelah makan sahur supaya tidak ada sisa makanan yang tertinggal dan jadi sarang berkembangnya bakteri di mulut. Selain itu gunakan juga cairan khusus untuk berkumur. Pastikan pula kebersihan lidah untuk menghindari bau mulut dan nafas yang tidak segar.
  7. Tips yang terakhir yaitu dengan minum air putih yang cukup. Usahakan minum air antara 8-10 gelas dalam satu hari saat buka puasa dan sahur untuk meminimalisasi bau mulut saat puasa. Air putih yang kita minum akan membantu meningkatkan produksi air liur atau saliva di dalam mulut sehingga kebersihan mulut tetap terjaga.

Artikulli paraprakPembukaan Ngaji Pasan: Bekal Kualitas Diri
Artikulli tjetërPuasa Sehat untuk Penderita Maag

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini