Tips Mudah Menulis Cerita Fiksi - PPTI AL FALAH SALATIGA

PPTI AL FALAH SALATIGA

To Build High Quality Muslim Generation

Tips Mudah Menulis Cerita Fiksi

2 min read
Menulis

Beberapa orang yang suka menulis, ataupun mendapatkan tugas untuk menulis sebuah cerita fiksi sering merasa kesulitan untuk menyalurkan ide yang dimiliki. Lalu? Bagaimanakah tips mudah mengalirkan tulisan yang kalian garap?

  1. Buatlah premis.
    Premis adalah inti dari sebuah cerita yang menggambar isi dari keseluruhan hal yang dialami tokoh utama. Premis terdiri dari karakter, tujuan, halangan, dan resolusi.

Contoh premis: Luna seorang ibu rumah tangga (karakter). Ingin hidup bahagia dengan suaminya Aydin (tujuan), tapi ia memiliki penyakit did (kepribadian ganda) yang membuatnya menjadi orang lain (halangan), sekuat tenaga ia menyembuhkan penyakitnya ke psikolog dan psikiater, beruntung ia memiliki suami yang menerima apa adanya (resolusi).

  1. Buatlah outline.
    Outline adalah kerangka, regangan, garis besar, atau guratan. Outline untuk membuat novel atau cerpen bisa saja lebih dari 5 halaman. Pada cerpen kalian bisa menulis garis besar konflik yang akan kalian masukkan.
  2. Lakukan riset.
    Dalam menulis cerpen fiksi maupun non fiksi, riset adalah poin utama. Riset yang detail akan membantu tulisan mengalir tanpa henti.
  3. Perbanyak membaca.
    Makanan penulis adalah membaca. Semakin banyak membaca, ide semakin mengalir, kosa kata semakin bertambah. Bisa baca koran, majalah, novel, cerpen, dll.
  4. Perbanyak nonton.
    Bisa nonton drama atau film. Ide bisa kalian dapat dari adegan-adegan di sana. Ataupun nonton berita. Misal, kalian menonton berita pembunuhan. Kalian bisa buat cerpen genre thriller.
  5. Perbanyak mendengarkan musik.
    Musik punya lirik yang puitis. Dari lirik, bisa banget ide mengalir.
  6. Peka dengan keadaan.
    Amatilah keadaan sekitar. Lingkungan kalian. Tetangga kalian yang sering julid. Bisa banget dibuat tokoh antagonis. Dengan demikian dapat memberikan ide-ide baru untuk kalian tulis.
  7. Mimpi.
    Jika kalian bermimpi, cobalah catat. Barang kali mimpi itu bisa menjadi ide untuk cerita kalian.

Jangan menunggu tulisan sempurna.
Tidak ada tulisan sempurna, sekali pun itu penulis senior.

Menulis bukanlah bakat semata, melainkan adanya kemauan untuk mengasah ketrampilan.


Sumber: Sharing Section bersama Penerbit Esamedia (online)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2020 PPTI Al Falah Salatiga. | All rights reserved. | Newsphere by AF themes.