Beranda Artikel Kebiasaan Merusak Bumi dari Membuang Sisa Makanan

Kebiasaan Merusak Bumi dari Membuang Sisa Makanan

189
0

Menyisakan makanan merupakan kebiasaan buruk yang sering kita lakukan, tanpa kita sadari hal tersebut berdampak besar bagi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Food waste (sisa makanan) yang terbuang sia-sia yang terbungkus kantong plastik, sering kita temui di mana-mana, mulai dari restoran, rumah tangga, dan lingkungan terdekat kita (pesantren) yang menyumbangkan begitu banyak sampah yang tidak terkelola dengan baik.

Kebiasaan membuang sisa makanan seakan dianggap hal yang wajar dan lumrah. Sering kita melihat teman kita membuang sisa makanan begitu saja, atau justru kita sendiri yang sering melakukannya. Tak heran jika produktivitas Indonesia sebagai negara kedua penghasil sampah makanan terbesar dunia menurut kajian Economist inteligence unit. Selama periode 2009- 2019, timbunan sampah makanan menyisakan gas rumah kaca sebesar 1.702,9 megaton. Angka ini sama dengan 7,29 persen rata-rata emisi gas rumah kaca per tahun.

Thersia Gunawan (tim peneliti Bandung Food Smart City) mengkaji sisa makanan yang hanya terbuang dan akhirnya menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) akan mengakibatkan terjadinya proses fermentasi pembakaran secara reaksi kimia. Proses fermentasi ini bisa menghasilkan gas metan yang 20 kali lebih berbahaya dibanding CO2 untuk merusak ozon rumah kaca kita.

Bisa kita bayangkan kerusakan alam yang akan terjadi ketika kebiasaan membuang sisa makanan secara terus menerus dan tetap dianggap biasa. Semakin menipisnya lapisan ozon yang kita miliki memberikan dampak buruk bagi bumi yang kita tinggali, perubahan iklim hingga pemanasan global, pada sirkulasi atmosfer bumi. Tak heran jika beberapa waktu yang lalu kita merasakan gerah dan panas yang tidak biasanya, seakan Salatiga berada di belahan bumi lain yang lebih dekat dengan matahari.

Berapa banyak sisa makanan yang sudah kamu buang dalam satu hari ini?.

Dalam pandagan islam membuang sisa makan begitu saja, termasuk perbuatan yang dibenci oleh Allah “ Dan jangganlah mengghambur-haburkan (hartamu) secara boros. Sesunguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara- saudaranya syaitan. “ ( QS. Al- Isra’: 26-27). Ancaman ini jelas, perbuatan yang berlebihan termasuk mengabaikan porsi makanan yang mengakibatkan makanan sisa dan terbuang sia-sia adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah dan termasuk golongan dari syaiton.

Masihkah ingin membuang sisa makan begitu saja?

Ingat! Apakah dampak yang akan timbul ketika kamu membuang sisa makan tersebut bagi lingkungan dan juga bagi dirimu sendiri dari perspektif agama.

Artikulli paraprakPelantikan Pengurus Masa Khidmah 2023/2025, Sambung Tali Pengabdian
Artikulli tjetërAksi Dukung Palestina, Santri Al Falah Ikuti Orasi Kemanusiaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini