Beranda Berita Talkshow Inspiratif Santri: Kupas Tuntas Mental Health Problems

Talkshow Inspiratif Santri: Kupas Tuntas Mental Health Problems

4045
0

pptialfalahsalatiga.com – Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah Salatiga adakan talk show yang bertemakan “Perbaikan Kesehatan Mental sebagai Langkah Awal dalam Meningkatkan Daya Produktivitas Generasi Masa Kini”. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkain acara peringatan haul K.H. Zoemri RWS yang Ke-8. Acara dibuka untuk umum dan dihadiri oleh banyak kalangan. Lebih dari 400 peserta antusias menghadiri acara yang berlangsung di Aula PPTI Al Falah Salatiga pada Kamis (06/7) ini.

Menghadirkan pemateri yang tidak biasa, sepasang suami istri yang menjadi inspirator banyak santri dan masyarakat luas, yakni Gus Ahmad Kafabihi dan Ning Sheila Hasina. Kedua pemateri merupakan putra putri pengasuh pondok pesantren terbesar di Jawa Timur, Lirboyo, Kediri. Beliau membahas tuntas mengenai kesehatan mental yang perlu generasi masa kini ketahui.

Pemateri talk show, Ning Sheila Hasina mengatakan, salah satu tantangan seorang santri ketika mengalami gangguan mental adalah rasa insecure. Dan munculnya sumber insecuritas adalah membandingkan diri sendiri dengan orang lain serta takut akan kegagalan.

“Salah satu tips agar sehat mental yakni dengan tidak membandingkan nikmat yang kita dapatkan dengan nikmat orang lain,” tutur Ning Sheila Hasina.

Selain itu, sambung Gus Ahmad Kafabihi, selain rasa insecuritas dalam diri manusia, sering muncul rasa down mental. Penyebab down mental ini ialah kurangnya pengalaman, latihan, serta sedikitnya pengetahuan dalam melakukan sesuatu.

“Salah satu tips, kalau kalian mengalami down mental, jangan sampai disimpan sendiri. Minimal ceritakan kepada teman agar beban kita tersampaikan dan mungkin jadi teman bisa memberikan solusi,” Tutur Gus Ahmad Kafabihi.

“Pribadi yang bahagia merupakan solusi utama dalam mental health problem, menebar positive vibes sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap nikmat Allah. Atsiqo billah, wa sukunul qolbi bi qodo’illah,” pungkas ning Sheila Hasina.

Artikulli paraprakPertama Kalinya! Kolaborasi Wayang Kulit dan Puisi Moderasi Beragama
Artikulli tjetërPuisi: NU dan Pesantren

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini