Beranda Berita Delegasi Al Falah Raih Juara pada 4 Cabang Lomba MTQ Tahun 2022

Delegasi Al Falah Raih Juara pada 4 Cabang Lomba MTQ Tahun 2022

1050
1

pptialfalahsalatiga.com – Empat delegasi santri PPTI Al Falah Salatiga raih juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Salatiga tahun 2022, Rabu (16/03). Dua tahun sempat vakum karena masa pandemi Covid-19, Musabaqah Tingkat Kota Salatiga terselenggarakan kembali.

Perhelatan MTQ terselenggara atas kolaborasi Pemerintah Kota Salatiga, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan Kantor Kementrian Agama Kota Salatiga. Lomba MTQ kali ini bertempat di SMA Al Azhar 30, Dukuh, Ngemplak, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo.

Sebelum para juara bisa memberikan kemenangan, dewan asatidz PPTI Al Falah memilih beberapa santri. Akhirnya, 4 cabang diantaranya berhasil raih kemenangan dengan mengalahkan total 289 peserta, 20 cabang lomba dan 13 majelis tahun ini.

Dalam perlombaan tersebut, 6 perwakilan santri Al-Falah berhasil meraih juara. Diantaranya juara 3 MTQ cabang Syahril Qur’an yaitu Nisrin Hedianto S, Sugiyarti, dan Lusi Rahmawati. Rizky Akbar mendapatkan juara 1 MTQ cabang Juz 1 dan Tartil  Putra, Fatihah Hayyu Mubaroq Juara 2 MTQ cabang Juz 1 dan Tartil Putri, dan Indana Zulfa Juara 3 MHQ cabang 10 Juz .

“Sejujurnya, ketika akan mengikuti lomba ini saya sempat gugup dan sempat dilema karena beberapa hal sehingga ingin mundur dari perlombaan ini. Namun, karena banyaknya dukungan dari beberapa pihak, alhasil saya mengikuti lomba ini,” terang Indana juara MTQ cabang 10 juz.

“Bukan karena apa-apa, lomba ini merupakan harapan bagi saya untuk bisa menjadi wadah murojaah dan proses belajar. Tidak ada keinginan meraih juara karena hasil bukan urusan saya. Dan yang terpenting adalan usaha dalam proses yang saya jalani,” imbuh Indana.

Usaha serta semangat dari para juara mengingatkan kita untuk senantiasa belajar dan bersungguh-sungguh. Karena apa yang bisa kita usahakan hari ini akan menjadi kebaikan di masa yang akan datang.

Artikulli paraprakPuisi: Dewasa Tidaklah Mudah
Artikulli tjetërDialog Publik: Melestarikan Budaya dan Ber-Bhineka Tunggal Ika

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini