Beranda Berita Idul Fitri, Jadikan Momentum Kedekatan Santri dengan Pengasuh

Idul Fitri, Jadikan Momentum Kedekatan Santri dengan Pengasuh

17928
0

pptialfalahsalatiga – Idul Fitri, menjadikan momentum untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT. dan juga menjadi hari bahagia seluruh umat islam.

Bagi santri, selain sebagai momentum utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Idul fitri juga sebagai momentum kedekatan antara santri dan pengasuh pondok pesantren, Kyai maupun Ibu Nyai. Hal ini juga menjadi momentum para santri PPTI Al Falah Salatiga.

Jauh dari orang tua, bagi santri, pesamtren, pengasuh, dan teman-teman seperjuangan adalah rumah dan keluarga baginnya.

Ungkapan rasa takdzim kepada guru-guru merupakan alasan utama mereka untuk tidak mudik ke kampung halaman ketika hari raya idul fitri. Selain sebagai ungkapan rasa takdzim, para santri PPTI Al Falah juga mengungangkapkan bahwa momentum tersebut juga menjadikan kedekatan dan keakraban antara santri dengan pengasuh.

Pengasuh PPTI Al Falah Salatiga Ibu Nyai Hj.Latifah Zoemri meminta para santri yang tidak pulang agar menjadikan momentum tersebut merekatkan keakraban serta kekeluargaan antara santri dan pengasuh. Hal ini terangkum dalam suasana halal bihalal antara santri dan pengasuh pagi ini, Rabu, (10/4/24).

“Tawadhu’ memang hal harus dimiliki oleh setiap santri, namun yang saya tidak suka yaitu over tawadhu’. Saya dan santri ingin akrab dan saling kenal. Sewajarnya tapi juga tetap ada tata krama,” jelas Ibu Nyai Hj. Latifah Zoemri selaku pengasuh, Rabu (10/4/24).

Dalam dunia pesantren rasa kekeluargaan dan keakraban antara guru maupun pengasuh merupakan kunci utama memperoleh barokahnya ilmu.

“Walaupun sudah khatam, sudah lulus hingga sampai boyong pun jangan sampai pengasuh ataupun guru lupa dengan santri atau muridnya. Apalagi sampai tidak kenal. Itu kebangetan, naudzubillah,” Ungkap Ning Siti Nur Halimah Selaku Direktur RUQ Al Falah.

“Oleh karena itu, dengan momentum hari raya idul fitri ini harus kita jadikan sebagai momentum kedekatan dan keakraban antara santri maupun pengasuh.” pungkasnya.

Artikulli paraprakPergimu Wahai Bulan Suciku
Artikulli tjetërKerinduan Yang Tak Berujung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini