Beranda Berita Dialog Santri: Pesantren (harus) Menolak Kekerasan Seksual

Dialog Santri: Pesantren (harus) Menolak Kekerasan Seksual

741
0

pptialfalahsaltiga.com – Dalam rangka penanganan kekerasan seksual, PPTI Al Falah Salatiga mengadakan Dialog Santri dengan tema Pesantren (harus) Menolak Kekerasan Seksual, Ahad (20/02). Acara berlangsung di aula pesantren dan ikuti seluruh santri putra maupun putri. Sambutan dari ketua panitia acara dan pengasuh PPTI Al Falah Salatiga, Ibu Nyai Hj. Latifah Zoemri mengawali acara pada pagi hari itu.

Kemudian acara dipandu langsung oleh salah satu santri putra PPTI Al Falah Salatiga, Riza Izzatul Ma’arif.

Acara dialog santri dimulai dengan pemaparan contoh kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Ning Siti Rofi’ah menjelaskan bahwa pendidikan berbasis islam salah satunya pesantren menjadi tempat paling rawan kekerasan seksual. Pesantren menjadi urutan kedua setelah perguruan tinggi atau kampus.

Pemaparan materi memiliki beberapa point. Mulai dari pengenalan apa itu pesantren dan korelasinya terhadap kekerasan seksual meliputi sebab pelaku, korban dan akibat dari kekerasan seksual.

“Kekerasan seksual bukan hanya sekedar ‘seks’ semata. Tetapi, juga berasal dari penyalahgunaan kekuasaan. Setiap orang tidak memiliki hak melakukan kekerasan seksual,” tutur Ning Siti Rofi’ah.

Selanjutnya sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab berlangsung dengan interaktif. Acara berakhir dengan penyampaian kesimpulan oleh moderator. Moderator menyampaikan bahwa PPTI Al Falah menjamin santri bebas dari kekerasan seksual.

Artikulli paraprakCerpen: Dari Masa Lalu, Menuju Masa Depan
Artikulli tjetërVaksin Booster, Santri Al Falah Siap Lawan Varian Baru Virus Corona

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini